Harga Bahan Bakar
Minyak (BBM) sudah turun, bahkan sampai dua
kali. Tetapi harga tembakau tidak ikut turun.
Namun ketika harga BBM naik sekali saja harga
tembakau naik Rp500 per ons.
“Tembakau itu kan diangkut pakai truk dan
didistribusikan ke padagang juga pakai
kendaraan, jadi wajar bila ikut naik,” ujar
Setyowati (70), pemilik toko cerutu dan
tembakau “Wiwoho”, Rabu (21/1/2014).
Menurut pemilik toko yang berdiri sejak 1935 ini,
harga tembakau tidak ikut turun, karena
permintaan banyak. Permintaan itu, baik oleh
industri rokok besar, maupun kecil seperti toko
dan penjual tembakau.
Toko cerutu dan tembakau “Wiwoho”
menyediakan berbagai jenis tembakau. Di
antaranya adalah jenis Virginia, Temanggung,
dan Mole. Harga tembakau Virginia Rp23.000 per
ons, tembakau Temanggung Rp15.000 per ons,
tembakau Mole Rp17.000 per ons.
Tembakau Virginia ini, banyak digemari oleh
pecinta rokok putih seperti Marlboro atau Lucky
Strike. Pasalnya, rokok putih tersebut memakai
tembakau asal Virginia, Amerika Serikat.
Sementara, tembakau Temanggung disukai
penggemar rokok berat, seperti Djarum Super
atau Gudang Garam. Rokok-rokok berat tersebut,
banyak menggunakan tembakau asal
Temanggung.
Toko tembakau dan cerutu “Wiwoho” ini terletak
persis di sebelah barat Tugu Yogyakarta, utara
jalan. Buka pukul 08.00 – 14.00 WIB dan 17.00
– 20.30 WIB. Pada hari Minggu tutup.
Home » Artikel » BBM Sudah Turun Dua Kali, Tembakau Belum Juga Turun
0 komentar
Silahkan Beri Komentar Saudara...